Hati dan Kaca

0
132

Oleh: Vidii Afriani

 

Dia tidak salah

Kau hanya perlu menatanya agar lebih kuat seperti baja

Jangan menyalahkannya, karena luluh dengan kata-kata yang tak bermakna.

Karena sekuat apapun kau menatanya seperti baja,

dia tetap rapuh seperti kaca

 

Mudah retak bahkan pecah,

Jika sudah begitu akan susah menyatukan kepingan-kepingannya

Seandainya pun bisa disatukan, tetap akan meninggalkan bekasnya

Seperti retakan di kaca,

Yang tidak akan hilang meski kau berusaha sekuat tenaga

 

Karena retaknya tidak hanya diluar saja

Kaca itu masih saja retak walau diluar sudah tidak terlihat

Begitupun dengan kepingan hati yang coba kau satukan

Meskipun sudah menyatu, dia masih meninggalkan bekas

Yang sewaktu-waktu akan kembali retak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here